![]() |
Kujungan Panti Asuhan Permata Hati Jebres
" Berbagi Kebaikan dan Meningkatkan Kebersihan Diri untuk Mewujudkan Anak yang Sehat dan Ceria"
Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) S1 Kebidanan Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta di Panti Asuhan Permata Hati, Jebres, Surakarta, pada Minggu (28/6/2026), merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak. Kegiatan yang mengangkat tema “Berbagi Kebaikan dan Meningkatkan Kebersihan Diri untuk Mewujudkan Anak yang Sehat dan Ceria” ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga memberikan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri sejak usia dini.
Panitia Kunjungan Panti HMP S1 Kebidanan, kegiatan bakti sosial seperti ini sangat positif dan perlu terus dilakukan karena anak-anak membutuhkan perhatian, kasih sayang, serta edukasi yang dapat membantu mereka menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu hal penting yang perlu ditanamkan sejak kecil adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan tubuh, dan membiasakan diri hidup bersih. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu anak lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan.
Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa Kebidanan untuk mengembangkan rasa empati dan kepedulian sosial. Sebagai calon tenaga kesehatan, mahasiswa tidak hanya perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang kesehatan, tetapi juga harus mampu menunjukkan sikap peduli terhadap masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan anak-anak panti asuhan, mahasiswa dapat belajar memahami kebutuhan orang lain, membangun komunikasi yang baik, serta menumbuhkan semangat untuk membantu sesama.
Pelaksanaan kegiatan yang diisi dengan edukasi kebersihan diri, praktik mencuci tangan, permainan edukatif, penyerahan donasi, dan makan bersama juga menjadi cara yang menarik untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Anak-anak dapat memperoleh pengetahuan baru tanpa merasa bosan karena kegiatan disampaikan melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Antusiasme serta keceriaan mereka menunjukkan bahwa kegiatan sosial tidak harus selalu dilakukan dalam bentuk pemberian materi, tetapi juga dapat melalui kebersamaan dan perhatian yang tulus.
Meskipun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa tantangan, seperti pengaturan jadwal, penyusunan acara, dan persiapan kebutuhan kegiatan, hal tersebut dapat diatasi melalui koordinasi dan kerja sama antaranggota panitia. Kondisi ini menunjukkan bahwa keberhasilan suatu kegiatan tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi juga pada tanggung jawab, komunikasi, dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat.
Oleh karena itu, kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh HMP S1 Kebidanan UDB Surakarta merupakan kegiatan yang bermanfaat dan memiliki nilai positif bagi mahasiswa maupun anak-anak panti asuhan. Kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kebersihan diri sekaligus mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat. Diharapkan program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin luas. Dengan demikian, mahasiswa Kebidanan dapat tumbuh menjadi calon tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian, rasa kemanusiaan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.