Detail Artikel IPTEK

Masuk dalam Ilmu Kebidanan, Ketahui Penyebab Bayi Lahir Prematur
2023-12-20 12:00:00 | memes

PENYEBAB BAYI LAHIR PREMATUR – Kehidupan ibu hamil dan ibu melahirkan tak luput dari peran seorang bidan. Kali ini, kalian perlu mengetahui tentang lebih jelas bayi lahir secara prematur. Tak sedikit kasus di dunia ini, ibu hamil melahirkan anaknya secara prematur. 

Definisi Lahir Prematur

Pada umumnya atau bisa dibilang normal, bayi akan lahir saat usia kandungan 40 minggu. Namun, bayi bisa lahir lebih cepat dari perkiraan tanggal kelahirannya. Bahkan, bayi bisa lahir jauh-jauh hari sebelum waktunya. Kondisi ini biasa disebut dengan kelahiran prematur, artinya kelahiran bayi yang terjadi pada usia kehamilan kurang dari 37 minggu.

Menurut WHO, tercatat cukup banyak kasus kelahiran prematur di Indonesia. Di sisi lain, kelahiran prematur juga sebagai penyumbang terbesar Angka Kematian Bayi (AKB). Hal ini disebabkan karena bayi prematur belum tumbuh dengan sempurna sehingga berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan hingga bisa mengakibatkan kematian. Berikut ini penyebab bayi terlahir secara prematur:

1. Infeksi

Perlu diketahui bahwa infeksi bakteri pada sistem reproduksi dan saluran kemih bisa menyebabkan kelahiran prematur. Menurut para ahli, senyawa yang dihasilkan bakteri dapat melemahkan saluran kemih yang kemudian membuat lapisan di sekitar cairan ketuban melemah sehingga menyebabkan ketuban pecah lebih awal. Selain itu, Infeksi bakteri pun dapat menyebabkan infeksi hingga adanya peradangan pada rahim sehingga memicu kelahiran prematur.

Berikut adalah beberapa infeksi yang dapat menyebabkan kelahiran prematur

1. Penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore, dan trikomoniasis.

2. Infeksi rahim, termasuk pada cairan ketuban dan Miss V (bacterial vaginosis/BV).

3. Infeksi pada bagian tubuh lain seperti infeksi pada ginjal, pneumonia, radang usus buntu (apendisitis), dan infeksi saluran kemih (asymptomatic bacteriuria).

2. Komplikasi

Jika ibu hamil memiliki komplikasi penyakit lain juga dapat memicu kelahiran prematur pada bayinya. Komplikasi penyakit yang dapat menimbulkan komplikasi pada kehamilan diantaranya adalah tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, plasenta previa (plasenta menempel pada leher rahim atau serviks), pre-eklampsia dan abruptio plasenta (plasenta memisahkan diri dari dinding rahim).

3. Kelainan Struktur Rahim atau Leher Rahim

Pemicu lain bayi lahir prematur adalah adanya kelainan pada struktur rahim atau leher rahim. Kelainan ini terjadi karena leher rahim pendek (kurang dari 2,5 sentimeter), leher rahim tidak tertutup sempurna, leher rahim menipis, atau leher rahim membuka dan menutup tanpa disertai kontraksi. Kelainan ini bisa dideteksi sejak lahir atau setelah melakukan operasi, seperti operasi leher rahim (serviks) atau operasi di rongga perut selama mengandung.

4. Gaya Hidup

Gaya hidup juga menjadi pemicu bayi lahir secara prematur. Beberapa gaya hidup tersebut antara lain merokok saat hamil, mengonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang, serta kurang mengonsumsi makanan bernutrisi yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Hal ini karena kandungan yang terkandung dalam rokok, minuman alkohol, dan obat-obatan terlarang dapat menembus plasenta hingga bisa menyebabkan adanya gangguan fungsi pembuluh darah plasenta yang mensuplai zat nutrisi maupun oksigen bagi janin sehingga berisiko lahirnya bayi prematur, berat badan lahir rendah (BBLR), hingga menyebabkan keguguran.

5. Faktor Risiko Lain

Masih terdapat beberapa faktor risiko lain penyebab bayi lahir prematur, seperti :

1. Usia saat hamil kurang dari 17 tahun atau lebih dari 35 tahun.

2. Memiliki riwayat lahir prematur sebelumnya atau faktor genetik.

3. Pernah mengalami aborsi atau keguguran.

4. Hamil bayi kembar dua atau lebih.

5. Memiliki cairan ketuban yang terlalu berlebihan.

6. Jarak kehamilan kurang dari enam bulan dari kehamilan sebelumnya.

7. Stres berat atau tekanan psikis yang tinggi.

Rekomendasi Jurusan Kebidanan

Universitas Duta Bangsa Surakarta (UDB) merupakan salah satu universitas swasta terkemuka di Solo, Jawa Tengah, Indonesia. Salah satu program studi yang ditawarkan oleh UDB adalah D3-Kebidanan. Lulusan program studi Kebidanan di Universitas Duta Bangsa memiliki berbagai pilihan karier yang menarik, yakni sebagai Bidan di Instansi Negeri atau Swasta, Dosen, hingga pengusaha.

Jika Kamu tertarik untuk mengikuti program D3-Kebidanan di Universitas Duta Bangsa Surakarta, Kamu dapat menghubungi mereka langsung melalui nomor 0857-4237-6890 atau melalui akun Instagram resmi mereka, yaitu @udb.official. Jangan ragu untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang program studi dan peluang karier yang ditawarkan oleh universitas ini.