EFEK OBAT KADALUWARSA - Obat yang telah kadaluwarsa sebaiknya tidak boleh dikonsumsi lagi. Sebab, obat yang basi tidak lagi bekerja dengan efektif. Obat yang telah kadaluwarsa akan berisiko menyebabkan gangguan kesehatan. Perlu kalian ketahui beberapa efek minum obat kedaluwarsa.
Obat basi atau kedaluwarsa sudah dipastikan mengalami perubahan komposisi kimia. Bahkan, obat tersebut akan mengalami penurunan tingkat keampuhan.
Simak beberapa efek minum obat basi:
Jika sudah melewati masa kedaluwarsa, kandungan aktif pada obat sudah tidak bisa bereaksi di dalam tubuh. Dengan begini, maka akan kehilangan potensi pengobatannya.
Akan tetapi, kandungan aktif dalam obat padat, seperti tablet, pil, dan kaplet, cenderung masih stabil meski melewati masa kedaluwarsa.
Sedangkan, obat dalam bentuk cair, misal sirop, obat tetes, atau suspensi sudah dipastikan tidak lagi manjur.
Sehingga, ketika kalian mengonsumsi obat kadaluwarsa tidak ada jaminan aman untuk digunakan. Terkait hal ini, hindari mengonsumsi obat yang telah melewati masa pakainya.
Obat merupakan sebuah senyawa kimia yang bisa mengalami perubahan warna, bau, maupun tekstur dari waktu ke waktu.
Komposisi zat kimia obat yang sudah kedaluwarsa otomatis akan berubah. Zat tersebut akan hancur, sehingga akan menyebabkan efek yang tidak baik dalam tubuh Anda.
Akan tetapi, perubahan komposisi kimia pada obat jarang terjadi. Namun, harus diwaspadai karena risiko ini bisa meningkat pada obat yang sudah kedaluwarsa bertahun-tahun.
Antibiotik pada obat kedaluwarsa biasanya sudah kehilangan sebagian besar potensinya.
Perlu diketahui, kecil kemungkinan antibiotik tersebut dapat membunuh bakteri yang menjadi penyebab penyakit infeksi sepenuhnya.
Antibiotik yang basi pun tidak mampu melawan jenis infeksi baru yang menyerang tubuh.
Penggunaan antibiotik kedaluwarsa juga bisa membuat bakteri jahat di dalam tubuh akan berkembang resistansi terhadap antibiotik tersebut.
Hal lain yang terjadi ketika kalian mengonsumsi obat kedaluwarsa bersamaan dengan obat lain yang diresepkan dokter bisa menimbulkan interaksi obat.
Interaksi obat ini membuat obat lain yang kalian minum tidak bekerja secara efektif.
Interaksi obat juga bisa meningkatkan risiko timbulnya efek samping obat.
Obat cair yang telah basi atau kedaluwarsa merupakan tempat yang baik bagi bakteri dan jamur untuk tumbuh.
Jika kalian mengonsumsi obat cair yang basi, bakteri dan jamur di dalamnya akan menginfeksi tubuh, terutama berakibat tidak baik pada jaringan sensitif seperti mata.
Obat tetes mata pun sangat rentan terkontaminasi dengan bakteri. Kalian sebaiknya membuangnya 28 hari setelah membukanya meskipun belum kedaluwarsa.
Universitas Duta Bangsa Surakarta (UDB) merupakan salah satu universitas swasta terkemuka di Solo, Jawa Tengah, Indonesia. Salah satu program studi yang ditawarkan oleh UDB adalah S1-Farmasi. Lulusan program studi Farmasi di Universitas Duta Bangsa memiliki berbagai pilihan karier yang menarik, yakni sebagai Apoteker hingga Peneliti Farmasi.
Jika Kamu tertarik untuk mengikuti program S1-Farmasi di Universitas Duta Bangsa Surakarta, Kamu dapat menghubungi mereka langsung melalui nomor 0857-4237-6890 atau melalui akun Instagram resmi mereka, yaitu @udb.official. Jangan ragu untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang program studi dan peluang karier yang ditawarkan oleh universitas ini.
Daftar Pembagian Dosen Pembimbing Tugas Akhir TA 2021/2022
Jadwal UTS Online Prodi D-III RMIK TA 2019-2020 Genap
Serah Terima Surat Keputusan Pembukaan Program Studi Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta
JADWAL KULIAH SEMESTER GENAP TA 2019/2020 PRODI D3 - RMIK
Registrasi Perkuliahan Semester Gasal TA 2020-2021